Langsung ke konten utama

Menghilangkan Noda BAB/pup bayi

Menghilangkan noda BAB(buang air besar)/pup bayi baik pada popok maupun celana bisa dibilang gampang-gampang susah. sebaiknya kenali dulu jenis kain yang terkena noda BAB(buang air besar) ini:

  • Kain yang tipis, noda BAB pada kain ini sangat mudah untuk dibersihkan
  • Kain yang tebal/seratnya rapat, noda BAB akan sulit hilang biasanya akan meninggalkan noda kekuningan pada kain, rona kekuningan ini akan hilang jika kain sudah kering
Cara menghilangkan noda BAB pada kain (popok, baju, celana, baju dalam)
  1. sikat noda BAB sambil diberi air mengalir (kran), untuk kain yang tipis pada tahap ini tanpa sabun-pun noda sudah bisa bersih, untuk kain yang seratnya rapat cukup hilangkan noda BAB nya saja
  2. rona kekuningan yang masih tertinggal bisa dihilangkan dengan cara memberikan sabun colek seperlunya, sikat hingga rona kekuningan hampir hilang (karena tidak bisa benar-benar hilang)
  3. bilas kain yang terkena noda BAB dengan air bersih 2 - 3 kali untuk menghilangkan noda dan busa sabun coleknya
  4. bilamana perlu rendam dengan menggunakan pewangi
  5. keringkan, insyaAllah setelah kering rona kekuningan yang tertinggal akan hilang
Perlu diketahui:
  1. tidak perlu direndam terlalu lama ini akan mengakibatkan timbulnya bau yang menyengat yang menyebar merata ke seluruh kain
  2. jangan terlalu kuat menyikat, hal ini akan merusak serat kain
  3. yakinlah noda BAB.nya bisa hilang :-)
sekian tips dari kami forfatih, berdasarkan pengalaman pribadi :-)
kalau info ini berguna silahkan share dengan tanpa menghilangkan penulis dan menyertakan link sumbernya, terima kasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pantun ODOJ, One Day One Juz

Pendaftaran ODOJ di 0 8 1-741 2-1440 silahkan kirim pesan Whatsapps atau SMS Pantun ODOJ One Day One Juz, iseng-iseng disela safar sempat menulis beberapa pantun :) semoga bermanfaat dan berkenan Cawan dingin dari keramik Yang begini ulun sukanya Ikhwan ingin bidadari cantik Jam segini quran belum dibacanya Ups Sepanjang jalan kulihat aspal Ditengah2 ada putihnya ODOJ itu bukan asal Tp dilandasi niat kuatnya Ea ... Pandang pandang sambil menganga Akhi itu bukan muhrimnya Selayang pandang tentang surga Dr pintu mana kau memasukinya Ya Allah .. Kulihat Irman berpindah kota Bersepeda Tegar pergi sekolah Ini fakta bukan pantun Sekedar usil teman melamun #MusafirEfek @masminant on twitter Pendaftaran ODOJ di 0 8 1 741 2 144 0 silahkan kirim pesan Whatsapps atau SMS

Negeri yang Menua

Negeri yang Menua Mohammad Fauzil Adhim, 26 September 2017 Pertama kali ke Jepang tahun 2005, gambaran tentang pendidikan di Jepang adalah model yang sangat memperhatikan pembentukan adab pada diri anak . Kesantunan serta sikap hormat mereka sudah sangat masyhur, baik terhadap guru maupun orangtua. Jangankan yang belajar di Jepang sejak usia playgroup maupun SD hingga SMA, mereka yang kuliah di Jepang semenjak S-1 pun akan membekas pada dirinya dua sifat yang cenderung kuat: rendah hati dan menghormati senior, termasuk guru dan orangtua. Zaman berganti masa bertukar. Ketika saya berkesempatan mengunjungi Jepang lagi beberapa tahun silam, kuat terasa anak-anak muda yang cenderung meniru habis gaya Amerika, bahkan boleh jadi melebihi yang ditiru. Ini terasa betul pada anak-anak muda. Beriringan dengan itu, kian banyak perempuan yang enggan menikah dan pasangan suami-istri yang malas punya anak. Mengapa? Membesarkan anak merupakan investasi yang besar dan berat, terlalu banyak b

Tiap Obat Ada Dosisnya

Ada yang bilang, jangan khawatir mengkonsumsi obat herbal karena tidak akan ada efek samping. Jangan takut over dosis karena obat herbal itu aman. Tidak berbahaya jika konsumsi dalam jumlah banyak. ⁣ ⁣Ini merupakan pernyataan yang aneh. Jika obat herbal secara pasti aman meskipun dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak, maka bagaimana mungkin ia bermanfaat untuk pengobatan. Contoh sederhana obat untuk darah rendah, jika konsumsi herbal diyakini dapat menaikkan tekanan darah hingga pada kondisi normal, ini menunjukkan bahwa obat herbal tersebut bermanfaat untuk menaikkan tekanan darah. Maka bagaimana mungkin obat itu tidak mendatangkan bahaya jika dikonsumsi berlebihan? ⁣ ⁣Teringat sebuah hadis: ⁣ ⁣عَنْ سَعْدٍ، قَالَ: مَرِضْتُ مَرَضًا أَتَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُنِي فَوَضَعَ يَدَهُ بَيْنَ ثَدْيَيَّ حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَهَا عَلَى فُؤَادِي فَقَالَ: إِنَّكَ رَجُلٌ مَفْئُودٌ ائْتِ الْحَارِثَ بْنَ كَلَدَةَ أَخَا ثَقِيفٍ فَإِنَّهُ رَجُلٌ يَتَطَبَّبُ فَلْيَأْ